Terletak di
selatan Gunung Slamet. Memiliki pesona wisata pemandian air panas, air
terjun, kolam renang dan area bermain anak. Pemandian air panasnya juga terbagi
dua bagian. Pemandian yang terletak dalam ruangan tertutup dan berada lebih
dekat dengan gerbang, serta pemandian terbuka yang terletak kurang lebih 500 m
dari gerbang. Di pemandian
terbuka terdapat pancuran air panasdan terkenal dengan sebutan pancuran telu
(dalam bahasa Jawa tiga=telu).
Di
pemandian ini terdapat petilasan Mbah Tapa yang konon orang pertama yang
menemukan kawasan ini. Petilasan ini berupa ceruk kecil mirip gua dengan bagian
dalam yang sudah dilapisi keramik putih. Dan jangan takut akan bau yang ada di
sana. Karena bau dupa dan wangi sesaji akan hadir untuk menghadirkan nuansa mistik.
Dan sepertinya petilasan ini masih menjadi tempat untuk bersemedi atau “ngelap
berkah” oleh penduduk sekitar atau pengunjung.
Layaknya
pemandian air panas lainnya, pancuran Baturaden dipercaya mengandung mineral
yang mampu menyembuhkan penyakit kulit dan rematik. Warna batu yang coklat
kemerahan menunjukkan unsur belerang yang tak sedikit jumlahnya. Jangkauan
kendaraan menuju tempat wisata cukup terjangkau bis.
Tidak jauh
dari pusat baturaden, terdapat Cerug Gede. Cerug yang berada di Desa Ketenger merupakan
sebuah ai terjun cantik dan terdapat Pancuran Pitu bersuhu sekira 60 derajat –
70 derajat Celsius tidak jauh dari air terjun itu.
ini ada link buat tau cerita baturaden
http://jurirakyat.blogspot.com/2013/04/cerita-rakyat-jawa-tengah-baturaden.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar